Warga Kelurahan Kedai Ledang Asahan Tolak Paham Radikal

oleh -1.045 views

ASAHAN — Masyarakat Kelurahan Kedai Ledang, Kecamatan Kota Kisaran Timur, Kabupaten Asahan, secara tegas menolak segala bentuk paham radikalisme dan terorisme di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) khususnya di Kabupaten Asahan.

Hal itu disampaikan melalui kegiatan Pengajian Nurul Karomah yang dilaksanakan di Jalan Pisang, Kelurahan Kedai Ledang, Kecamatan Kota Kisaran Timur, Kabupaten Asahan. Selasa (18/2)

Pada kegiatan itu, Al- Ustad Aswiluddin Rambe, S,Pd dalam tausiahnya menyampaikan bahwa Islam adalah agama rahmatan lil ‘alamin, artinya sesungguhnya tidak lain adalah Islam yang menjunjung tinggi hak-hak asasi manusia. Islam mewajibkan umatnya untuk menghargai manusia dan kemanusiaannya, sebagaimana ditegaskan di dalam Al-Quran : Walaqad karramna bani Adam (Allah memuliakan anak cucu Adam/QS al-Isra’/17:70).

“Ayat ini tidak mengatakan Allah Swt memuliakan umat Islam, tetapi siapa pun yang merasa anak-cucu Adam, tanpa membedakan jenis kelamin, etnik, bahasa, dan kewarganegaraannya, wajib bagi umat Islam untuk memuliakannya,”ujar Al-Ustadz Aswiluddin Rambe, S,Pd

Selain itu, Al-Ustadz Aswiluddin Rambe, S,Pd menghimbau kepada masyarakat untuk lebih mendalami Al-Qur’an sebagai pedoman kehidupan dunia akhirat, dan menjunjung nilai-nilai yang terkandung di dalam Pancasila sebagai dasar negara agar terhindar dari paham radikalisme dan terorisme, serta mendukung Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat.

“Saya harap kepada masyarakat agar lebih mendalami Al-Qur’an sebagai tuntunan hidup dunia maupun akhirat, dan mengamalkan Pancasila sebagai perekat kesatuan hukum nasional dalam arti setiap aturan hukum yang mengatur segi kehidupan, serta mendukung kinerja Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat,”terangnya

Rangkaian acara pengajian Nurul Karomah yang dilaksanakan secara rutin setiap hari Selasa itu, diakhiri dengan deklarasi menyatakan sikap secara tegas untuk menolak paham radikalisme, dan terorisme yang ada di NKRI, khususnya di Kabupaten Asahan.