Wartawan Tewas Terbakar, Dewas PWI Tanjungbalai Desak Polisi Tangkap Pelaku

oleh

Asahansatu | Dewan Penasehat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) kota Tanjungbalai, Saufi Simangunsong, mendesak Kepolisian Republik Indonesia untuk segera mengungkap penyebab kebakaran rumah wartawan TV, Rico Sempurna Pasaribu, di Kabanjahe, Kabupaten Karo. Ia khawatir spekulasi liar akan beredar di tengah masyarakat.

“Apakah kebakaran ini terkait dengan pemberitaan Rico atau murni musibah? Agar tidak timbul spekulasi, kami yakin polri khususnya Polda Sumatera Utara bisa mengungkapnya,”kata Saufi.

Lebih lanjut, Ia juga mengatakan bahwa kasus serupa juga menimpa Junaidi Marpaung sebelumya di Sumut, wartawan di Kabupaten Labuhanbatu, pada Maret lalu. Hingga saat ini, penyebab kebakaran rumah Junaidi masih belum diketahui.

Kebakaran rumah Rico terjadi pada Kamis dini hari, 27 Juni 2024, sekitar pukul 03.30 WIB. Tragedi ini merenggut nyawa Rico, istrinya Efprida Br Ginting (48), anaknya Sudiinveseti Pasaribu (12), dan cucunya Loin Situngkir (3).

Menanggapi peristiwa tragis ini, diketahui bahwa Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menerjunkan Irjen Pol (Purn) Benny Jozua Mamoto langsung ke lokasi kejadian perkara (TKP). Benny meminta agar kasus ini ditangani secara serius dan diusut tuntas.

“Kasus seperti ini sudah cukup banyak terjadi terhadap wartawan di Sumatera Utara dan di daerah lain, bahkan banyak yang tidak tuntas. Kami minta ini menjadi perhatian serius Presiden Republik Indonesia dan Kepolisian Republik Indonesia,” tegas Saufi Simangunsong. Selasa (2/7/2024).

Saufi menegaskan bahwa kasus kekerasan terhadap wartawan di Sumatera Utara dan daerah lain perlu mendapat perhatian serius oleh pemerintah dan aparat penegak hukum hal serupa tidak kembali terjadi.(HNS)

No More Posts Available.

No more pages to load.