Wow.. Car Free Day Asahan Ramaikan Tagar #2019GantiPresiden

oleh -995 views

ASAHAN — Kegiatan car free day (CFD) di kawasan Alun – alun Kota Kisaran pada Minggu (13/5) pagi tampak berbeda.

Sebab, terdapat banyak warga berjalan kaki dan bersepeda di CFD sembari memakai kaos dan topi dengan tagar #2019GantiPresiden.

Pantauan awak media, mereka tampak berkumpul dari sejumlah titik sekitar Alun alun Kota. Teriak “Ganti Presiden” juga terdengar.

Salah seorang warga bernama Agus Ramanda mengaku CFD ini merupakan spontanitas, terpanggil karena keresahan kami sebagai masyarakat melihat kondisi Pemerintah dan negara saat ini.

“Hari ini kita pakai kaos yang lagi trend bang, ujarnya kepada awak media asahan satu. Agus juga mengatakan “Siapa bilang kaos tidak bisa menggantikan Presiden, kita tunggu 2019”, tegasnya.

Ditempat terpisah, Hermansyah juga mengaku sedih, Mau ganti paket kartu perdana handphone sekarang ini registrasinya harus KTP, KK dan cengkunek lainnya bang, ujar nya sembari mengatakan 2019 ganti presiden.

Hal senada juga di ungkapkan Indra, salah satu peserta CFD yang memakai kaos #2019 Ganti Presiden,

“2019 ganti presiden, karena kepastian dan penegakan hukum era jokowi ini tidak jelas, pendzoliman terhadap ulama dan ummat islam sangat luarbiasa”, tegas indra.

Sementara itu, warga lainnya, Widia, mengatakan, Indonesia membutuhkan perubahan kepemimpinan.

Ia ingin meramaikan tagar #2019GantiPresiden yang belakangan ini ramai jadi trending di media sosial.

“Ya kalau secara masyarakat awam seperti saya banyak kebijakan yang tidak berpihak ke masyarakat. Mungkin yang katanya untuk keuntungan bagi rakyat, tapi belum dirasakan maksimal,” ucapnya.

Ia mencontohkan, penegakan hukum yang dinilainya berat sebelah. Widia pun menyinggung maraknya impor kebutuhan pokok, perekonomian sulit dan TKA menjadi alasannya meramaikan kegiatan ini.

Namun, Widia membantah apa yang dilakukannya atas perintah dari pihak tertentu, seperti parpol, komunitas, dan kelompok pendukung calon tertentu.

“Enggak ada kok bang,” ujar Widia.

Widia juga mengatakan, dirinya tak melakukan kegiatan ini atas perintah dari partai, komunitas, atau kelompok pendukung calon tertentu lainnya. ini murni panggilan jiwa bang, pungkasnya. (A1)

Simak Videonya:

No More Posts Available.

No more pages to load.