Tabligh Akbar Muhammadiyah Asahan Himpun Dana 53 Juta untuk Palestina

oleh

Asahansatu || Ribuan kader persyarikatan Muhammadiyah, simpatisan serta masyarakat umum menghadiri tablikh akbar dan ta’aruf yang digelar PD Muhammadiyah bekerjasama dengan Tim Imtaq Pemkab Asahan di Gedung Serba Guna Kisaran, Jalan Akasia, Kelurahan Mekar Baru, Asahan. Minggu (15/10/2023).

Dengan mengusung tema “Melalui Tabligh Akbar, Kita Bangun Demokratis dan Politik Santun Menuju Masyarakat Asahan Sejahtera yang Religius dan Berkarakter”, kegiatan itu mengundang penceramah Ustadz dr. H. Agus Taufiquroman, Sp.S., M.Kes.

Acara diawali dengan sambutan protokol yang disampaikan oleh Faisal Sirait, kemudian membacakan ayat suci Al-Qur’an oleh Armawi yang merupakan anggota Lembaga Seni Budaya dan Pengembangan Olahraga (Lesbupora) Muhammadiyah Kabupaten Asahan.

Drs. Mohd. Akhiyar, MA selaku ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Asahan dalam sambutannya mengucapkan ribuan terima kasih kepada Bupati Asahan, Wakil Bupati Asahan, dan Tim Imtaq Kabupaten Asahan yang telah memfasilitasi kegiatan tabligh akbar ini.

“Kami sampaikan juga kepada Bapak Pimpinan Pusat Muhammadiyah, bahwa Pimpinan Muhammadiyah Asahan tertdiri dari 12 cabang Muhammadiyah dan 66 tanting Muhammadiyah, kemudian mengelola berbagai amal usaha, mulai dari TK, SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, SMK dan terakhir 2 perguruan tinggi di Asahan ini yaitu Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Muhammadiyah Asahan atau STIHMA dan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Muhammadiyah Asahan atau STIEMA”, imbuhnya.

Beliau juga menambahkan bahwa untuk mendirikan Universitas Muhammadiyah Asahan atau UMMAS tinggal 2 langkah lagi, dan untuk saat ini kami masih terus berusaha, dan berdoa untuk menuntaskan yang 2 lagi itu. Nantinya UMMAS akan ada 4 program pendidikan yaitu Prodi Agro Teknologi, Prodi Imu Komputer, Prodi Ilmu Komunikasi, dan Prodi Pendidikan PAUD, sehingga nanti akan ada 7 program studi mengawali berdirinya Universitas Muhammadiyah Asahan atau UMMAS, yang kemudian disambut dengan riuh tepuk tangan para tamu dan undangan.

Perlu juga kami sampaikan, bahwa berdasarkan moratorium, bahwa tidak ada pendirian kampus baru, yang ada adalah perubahan dan penggabungan sekolah tinggi, selanjutnya perlu kami laporkan kepada Bapak Pimpinan Pusat Muhammadiyah, bahwa saat ini Pimpinan Daerah Muhammadiyah juga memiliki amal usaha panti asuhan, yang sekarang sedang di proses untuk pembangunan lantai empat, karena beberapa waktu yang lalu sudah kita selesaikan untuk panti asuhan putri lantai dua, dan putera lantai tinggal, dan hari senin esok sudah dimulai untuk pembangunan lantai empat untuk panti asuhan putera dengan menelan biaya sekitar Rp.700 juta.

Kita hari ini melaksanakan tabligh akbar yang di fasilitasi oleh tim imtaq kabupaten Asahan dan pemerintah kabupaten Asahan, dan ini adalah program untuk yang ketiga kalinya bersama Pemerintah Daerah Kabuppaten Asahan, insyaallah ini akan terus berkelanjutan. Akhyar juga mengatakan terima kasih kepda Bupati dan Wakil Bupati Asahan yang sudah memfasilitasi pelaksanaan tabligh akbar secara sinergi antara pemerintah daerah dengan ormas islam. Tema yang kita ambil dan kita rumuskan pada waktu rapat di kantor Imtaq adalah “Melalui Tabligh Akbar, Kita Bangun Demokratis dan Politik Santun Menuju Masyarakat Asahan Sejahtera yang Religius dan Berkarakter”. Mengapa tema ini kita angkat, karena kita sudah paham betul bahwa tidak lama lagi kita akan memasuki tahun politik.

“Tema ini sangat penting bagi warga Muhammadiyah secara khusus, karena dalam proses membangun demokratisasi, apa lagi dikaitkan dengan politik santun, tentunya kita khususnya Muhammadiyah sebagaimana yang tertuang dalam pedoman hidup islam Muhammadiyah, disana dinyatakan bahwa orang Muhammadiyah tidak boleh buta terhadap politik, tidak boleh masa bodoh terhadap politik, tentu peran-peran politik yang dilakukan oleh Muhammadiyah lebih pada kebutuhan peran staretegis, tidak pada politik praktis, karena kita tetap menjaga kedekatakan, tapi kita yakin, politik kita yang sedang berkembang hari ini kita masih melihat dalam batas-batas yang cukup santun apa lagi untuk Asahan, kita tidak pernah terjadi konflik-konflik yang berarti dalam rangka pesta demokrasi”, katanya.

Sekedar informsi kepada para Pimpinan Cabang Muhammadiyah, Pimpinan Cabang ‘Aisiyah, PDA, Majelis, Lembaga, Ortom, insyaalah tangal 11 dan 12 Nopember 2023, kita akan melakukan pendidikan Ideopolitor di Parapat, saya berharap pimpinan cabang terpilih, pimpinan cabang ‘Aisyiyah, ketua dan sekretaris, ketua majelis dan lebaga, ketua ortom, sama-sama kita nanti berdialog tentang ideologi poilitik dan organisasi. Dan perlu kita ketahui bersama, bahwa Muhammadiyah telah meyalurkan dana untuk Palestina sebesar 35 Milyar rupiah, dan karena itu, kita Muhammadiyah Asahan juga bertanggungjawab bagi kemanusiaan yang terjadi di Palestina. Maka hari ini, mari kita sisihkan rizki kita yang telah diberikan oleh Allah kepada untuk bisa kita infaq kan dalam rangka membantu saudara-saudara kita di Palestina, katanya mengakhiri.

Bupati Asahan H. Surya, B.Sc dalam sambutannya bahwa pada hakikatnya kegiatan tabligh akbar merupakan upaya membangun komunikasi dalam rangka silaturahim, membangun persatuan umat untuk melakukan komunikasi spritual dan sosial antara sesama sehingga tujuan agama dan tujuan sosial dapat terwujud dengan baik. “Saya memberikan apresiasi kepada saudara-sdauara karena kegiatan ini merupakan kegiatan yang sangat baik, dan perlu terus ditingkatkan”, katanya.

Beliau juga berpesan, melalui kegiatan tabligh akbar ini, agar kita semua dapat membangun hubungan yang harmonis antara pemerintah dan masyarakat, agar masyarakat dapat menikmati pembangunan yang difasilitasi pemerintah, dan pemerintah mampu melayani masyarakat secara maksimal.

Selanjutnya, penceramah ustadz dr. H. Agus Taufiquroman, Sp.S., M.Kes., dalam tausyiahnya menyampaikan bahwa Muhammadiyah Asahan ini merupakan amal usaha maju. Beliau juga berpesan agar Pimpinan Daerah Muhammadiyah Asahan beserta jajarannyanya baik itu para ketua dan anggota majelis dan lembaga serta ortom agar tetap mematuhi Surat Keputusan Pimpinan Pusat Muhammadiyah No. 616 Tahun 2023, bahwa Muhammadiyah periode ini merubah sikap diaspora kader dengan jauh memberi kelonggaran dalam politik praktis, tetap dengan catatan semua untuk mejaga agar dakwah Muhammadiyah terus bisa berjalan dalam rangka mengawal bangsa yang kita cintai ini.

“Kalau dulu syarat harus mengundurkan diri secara langsung, sekarang diatur. Kalau pegawai AUM, dia tidak terpilih, dia akan kembali sebagai pagawai AUM, tapi kalau dia pimpinan, ketua, sekretaris, atau bendahara sebagai pimpinan harian, maka ketia dia nyalon dan sudah diumumkan, yang bersangkutan harus non aktif dari pimpinan, mundur dari jabatan, kalau selesai tidak terpilih tetap boleh kembali tapi tidak punya jabatan”, imbuhnya.

Para tamu dan undangan disuguhkan berbagai acara yang dibawakan oleh para siswa dan sisw MAS Muhammadiyah 2 Kisaran yang dipimpinan oleh Zul Azmi, SH., M.Si, diantaranya penampilan hadroh dan puisi musikalisasi tentang kemuhammadiyahan dan sejarah islam.

Setelah acara selesai, para rombongan Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Utara, didampingin pengurus PD. Muhammadiyah Asahan dan ‘Aisyiyah Asahan langsung bertolak ke Klinik Siti Hadijah Kisaran yang beralamat di Jalalan DR. Setia Budi kelurahan Selawan Kisaran.

Disamping itu, diumumkan juga untuk pengumpulan infaq bagi bantuan kemanusian untuk warga Palestina berjumlah lebih kurang Rp.53.700.000 (Lima puluh tiga juta tujuh ratus ribu rupiah).

Turut hadir tablikh akbar tersebut Anggota DPR RI H. Nasril Bahar, SE, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara H. Yahdi Khoir Harahap, Bupati Asahan Surya, B.Sc, Wakil Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar, Forum Komuniukasi Pimpinan Daerah Kabupaten Asahan, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Utara Prof. Dr. H. Hasymsyah Nasution, MA, Ketua PW ‘Aisyiyah Sumatera Utara Dr. Nur Rahma Amini, M.Ag., Ketua MUI Kabupaten Asahan, H. Salman Abdullah Tanjung, LC., Ketua Tim Imtaq Kabupaten Asahan H. Ahmad Qosyim Marpaung, S.Ag., Ketua FKUB Kabupaten Asahan H. Humaidi Syamsuri Pane, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah beserta jajarannya, pengurus Mejlis, Lembaga dan ortom Muhammadiyah Asahan, pengurus Pimpinan Cabang dan Ranting Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah se Asahan, para kader dan simpatisan persyarikatan Muhammadiyah dan masyarakat umum lainnya, dan tamu undangan pengurus Pimpinan Daerah Muhammadiyah Simalungun, Tanjungbalai dan Labuhan Batu Utara.(RMP)